Setelah Cairkan Bantuan di Malang, KPK Tangkap Mensos Asal PDIP Karena Dugaan Korupsi Dana Bantuan Sosial Covid 19

Malang – Menteri Sosial Julian P Batubara akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus korupsi dana bantuan sosial untuk penanangan Covid – 19.

Politisi PDI Perjuangan itu, ditetapkan sebagai tersangka usai melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malang dengan membagikan sembako kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Kecamatan Pakis pada 5 Desember 2020.

Pada malam hari sebelumnya, (4/12) Mensos Juliari menyerahkan bantuan 13.121 paket sembako kepada 29 LKS di Kabupaten Malang.

Dengan total bantuan senilai Rp1.624.200.000, Mensos berharap bantuan ini bisa meringankan sebagian beban masyarakat terdampak pandemi, khususnya di Kabupaten Malang.

Penetapan Menteri Sosial sebagai tersangka dugaan Kasus Korupsi banyak dikaitkan dengan gelaran Pilkada Malang Tahun 2020 yang kini sedang berlangsung. Sebab, pembagian sembako kepada masyarakat penerima PKH itu dilakukan pada saat hari terakhir kampanye.

Apalagi, dalam menyerahkan bantuan tersebut, Menteri Sosial Julian Batubara juga didampingi oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Untari yang juga sama-sama politisi PDI Perjuangan.

Pencairan bantuan saat masa kampanye dilakukan karena saat ini PDI Perjuangan sedang menjagokan kader mereka yakni HM Sanusi – Didik Gatot Subroto (Sandi) di Pilkada Malang. Bisa saja bantuan yang dilakukan oleh sesama pejabat dari partai berlambang banteng itu diarahkan untuk kepentingan politik praktis.

Selain ada dugaan praktik korupsi, KPK mengendus ada permainan bantuan sosial diarahkan untuk kepentingan politik praktis, apalagi dalam pembagian bantuan tersebut dilakukan pada saat masa kampanye.

Artikel Terkait